dapatkah seseorang mengatakan dirinya bahagia tanpa pernah mendapatkan masalah?
dapatkah seseorang mengatakan dirinya sehat tanpa pernah merasakan sakit?
atau dapatkah ia mengatakan bahwa ia patah hati tanpa pernah merasakan jatuh cinta?
aku adalah seorang manusia yang harus tetap bediri teguh walaupun segala yang buruk tertimpa padaku..
karena semua akan berakhir pada cinta.. kehidupan.. dan kebahagiaan..
November 16, 2010
semalam aku berdoa
ya Tuhan kiranya malam ini cepat berlalu
dan aku bisa kembali menjalani hari
karena saat ini sepertinya malam tidak berpihak padaku dan aku dibuat menderita karenanya
dulu memang aku berharap untuk malam cepat datang
karena aku jenuh dengan kehidupan
dan aku akan segera bermimpi..
tapi kali ini mimpi pun tidak berpihak padaku
setidaknya pagi hari bisa membuatku hidup dan melupakan semuanya dengan segala kegiatanku
dan itu lebih baik dibanding dengan malam hari..
ya Tuhan kiranya malam ini cepat berlalu
dan aku bisa kembali menjalani hari
karena saat ini sepertinya malam tidak berpihak padaku dan aku dibuat menderita karenanya
dulu memang aku berharap untuk malam cepat datang
karena aku jenuh dengan kehidupan
dan aku akan segera bermimpi..
tapi kali ini mimpi pun tidak berpihak padaku
setidaknya pagi hari bisa membuatku hidup dan melupakan semuanya dengan segala kegiatanku
dan itu lebih baik dibanding dengan malam hari..
bertemu sang kakak di tepian mimpi
sang nirwana menderu
sanggupkan aku melangkahi dunia nyata
rengerai waktu yang terbuang banyak
oleh tetesan air kehidupan
terasa resah hati ingin mengoyak
munculkan jiwa yang berteriak-teriak
tapi tenggelam penuh derita
kemudian muncul kembali
penuh fantasi keindahan
tertawa berbaring penuh riang
rindu penuh sesak hanya padamu
sebagian kata yang merasuk
hanya dapat tancapkan beberapa helai kalbuku
maka aku memilihnya untuk keluar dari alam nyata
dan kembali bersamamu..
cepatlah pulang..
September 07, 2010
Rumah Manis Rumah
hmmm hari terakhir masuk kantor..
selamat pagi semuanya..
selamat menikmati hectic-nya kegiatan kantor sebelum hari raya krn yg lain udh pada cuti deluan (curcol) haha..
Dan karena saya orang Indonesia yang turut merasakan kentalnya suasana lebaran ini, ikutan sahur dan buka bersama dengan anak2 kantor.. merasakan nikmatnya kebersamaan di tengah kesendirian...kayaknya gag enak juga kalo gag ngucapin ini teman2..
selamat pagi semuanya..
selamat menikmati hectic-nya kegiatan kantor sebelum hari raya krn yg lain udh pada cuti deluan (curcol) haha..
Dan karena saya orang Indonesia yang turut merasakan kentalnya suasana lebaran ini, ikutan sahur dan buka bersama dengan anak2 kantor.. merasakan nikmatnya kebersamaan di tengah kesendirian...kayaknya gag enak juga kalo gag ngucapin ini teman2..
September 01, 2010
THE 5 TOP EANG’S UNEXPECTED MOMENT IN LIFE
1. Mencoba untuk hidup mandiri supaya gag jadi anak manja yang pemalas. Merasakan pengalaman berharga dalam hidup untuk mencari suatu jati diri. Menghiasi nikmat dan perihnya jatuh cinta. Berjuang untuk bertahan dari tekanan kehidupan. Belajar untuk menjadi dewasa dan mengalami banyak kegelisahan akan budaya, hidup dan cinta. Belajar jadi seorang pemimpin. Mendapatkan banyak teman sejati. Memahami bahwa hidup tanpa Allah adalah sia-sia dan mengerti bahwa aku memerlukanNya. Berusaha berjuang akan kesepian dalam segala kegiatan yang ada dasn tetap merasa sendiri. Mengalami banyak pengalaman berharga yang menyenangkan bersama IMAB. Semuanya dialami disebuah kota bernama Bandung.
2. Mengalami suatu pengalaman luar biasa bersama Tuhan disepanjang perjalanan menuju sebuah pulau kecil bernama Sabu didaerah NTT. Melihat segala kehebatan dan kedasyatan alam melalui padang berbatu dan alam terbuka,, melihat keindahan alam dan nuansa kecantikan bumi Indonesia melalui ciptaaNya. Serta perjuangan antara hidup dan mati dalam sebuah kapal yang karam akibat ombak dasyat. Melihat kebudayaan local yang memikat hati. Benar-benart tak akan terganti.
3. Berjuang melawan sakit ditengah kegelisahan seorang murid SMU yang hendak menghadapi UAN. Mengisi lembar demi lembar ujian dengan wajah pucat, tangan bergetar, dan badan yang begitu lemas dan kedinginan. Merasakan ketidakmampuanku dan menyerahkannya pada iman. Bergurau akan diri sendiri terhadap khayalan ketidaklulusan. Berdoa. Berpuasa. Belajar. Menangis. Menahan rasa sakit. Gelisah. Namun kemudian Tuhan mengangkatku kembali. Aku LULUS. Tapi kemudian tetap bimbang akan masa depan. Marah dan terus bertanya. Mendapatkan kesempatan untuk apa yang selama ini diidamkan dalam hati memasuki sebuah universitas impian dengan peringkat ketiga dalam ujian saringan masukkedokteran gigi. Kemudian harus mundur karena bertentangan dengan prinsip. Marah karenanya namun tak busa berbuat apa-apa. Terus bertanya-tanya. Gelisah akan keputusanku dibalik segala keinginan yang luar biasa. Kemudian mengeri aku bukan disitu. Memahami bahwa rancanganku bukanlah rencanaNya. Kemudian merasa bersyukur aku dibawa ketempat ini.
4. Masuk sebagai mahasiswi fakultas seni rupa dan desain. Mengalami berbagai hal spektakuler dalam belajar. Pengalaman yang tak terduga bagaimana aku dapat terjun didalamnya. Memahami sisi estetik terhadap sesuatu lebih dari orang lain yang tak mempelajarinya. Mendalami dan mencintai budaya Indonesia lebih rinci dan mengalir kuat dalam darah. Menyadari segala ketidakmampuanku akan mencoret sebuah visual kesebuah kertas. Mencarmati segala perkembangan budaya dan mulai peka akan kebangsaan. Mulai tertarik akan dunia membaca dan menulis. Memikirkan sesuatu dari fenomena yang terjadi dalam hidup. Memimpikan SLR. Mendapatkan sahabat karib.
5. Lahir dan hidup dari sebuah keluarga yang mencintai Tuhan. Mencintai papa yang sungguh hebat dimata kehidupanku. Mencintai mama yang begitu kreatif, baik dan cantik dari setiap gerakan tubuh , dari setiap kata yang terucap, dari setiap pandangan penuh cinta yang ia sebarkan. Mencintai kakak dengan segala perkataannya yang aku ingin turuti. Seorang kakak yang bijaksana dengan penuh kelucuannya terhadap kehidupan. Teman curhat yang paling dipercaya. Teman belanja paling asik. Suaranya adalah suaraku. Menyadari bahwa ketidakmiripan wajah ku dengannya membuat segalanya menjadi sama dalam pikiran, kebiasaan, tingkah laku, dan suara, bahkan berdoa. Bersyukur akan kehidupanku yang tampaknya penuh dengan makna kesempurnaan itu sendiri, walau terkadang masih terasa tak puas. Dihormati banyak orang karena nama papa yang cukup terkenal dikalangannya. Dikenal dan diperhatikan, diistimewakan bahkan disanjung aku alami dalam kehidupan masa kecilku bahkan kadang sampai sekarang. Membuat suatu nilai baru yang tertanam dalam segala lika-liku hudup dengan berkelakuan yang harus aik demi menjaga nama yang sudah melekat dalam tubuh. Membuat aga sedikit tersiska kemudian menikmatinya. Merasa masih dihargai sebagai seorang anak yang belajar bertahan dari kerasnya kehidupan. Nammun dibalik itu semua, jauh didalam rasa dan hati aku bersyukur memiliki mereka. Membuat k uterus ingin pulang dan merindukan mereka.
2. Mengalami suatu pengalaman luar biasa bersama Tuhan disepanjang perjalanan menuju sebuah pulau kecil bernama Sabu didaerah NTT. Melihat segala kehebatan dan kedasyatan alam melalui padang berbatu dan alam terbuka,, melihat keindahan alam dan nuansa kecantikan bumi Indonesia melalui ciptaaNya. Serta perjuangan antara hidup dan mati dalam sebuah kapal yang karam akibat ombak dasyat. Melihat kebudayaan local yang memikat hati. Benar-benart tak akan terganti.
3. Berjuang melawan sakit ditengah kegelisahan seorang murid SMU yang hendak menghadapi UAN. Mengisi lembar demi lembar ujian dengan wajah pucat, tangan bergetar, dan badan yang begitu lemas dan kedinginan. Merasakan ketidakmampuanku dan menyerahkannya pada iman. Bergurau akan diri sendiri terhadap khayalan ketidaklulusan. Berdoa. Berpuasa. Belajar. Menangis. Menahan rasa sakit. Gelisah. Namun kemudian Tuhan mengangkatku kembali. Aku LULUS. Tapi kemudian tetap bimbang akan masa depan. Marah dan terus bertanya. Mendapatkan kesempatan untuk apa yang selama ini diidamkan dalam hati memasuki sebuah universitas impian dengan peringkat ketiga dalam ujian saringan masukkedokteran gigi. Kemudian harus mundur karena bertentangan dengan prinsip. Marah karenanya namun tak busa berbuat apa-apa. Terus bertanya-tanya. Gelisah akan keputusanku dibalik segala keinginan yang luar biasa. Kemudian mengeri aku bukan disitu. Memahami bahwa rancanganku bukanlah rencanaNya. Kemudian merasa bersyukur aku dibawa ketempat ini.
4. Masuk sebagai mahasiswi fakultas seni rupa dan desain. Mengalami berbagai hal spektakuler dalam belajar. Pengalaman yang tak terduga bagaimana aku dapat terjun didalamnya. Memahami sisi estetik terhadap sesuatu lebih dari orang lain yang tak mempelajarinya. Mendalami dan mencintai budaya Indonesia lebih rinci dan mengalir kuat dalam darah. Menyadari segala ketidakmampuanku akan mencoret sebuah visual kesebuah kertas. Mencarmati segala perkembangan budaya dan mulai peka akan kebangsaan. Mulai tertarik akan dunia membaca dan menulis. Memikirkan sesuatu dari fenomena yang terjadi dalam hidup. Memimpikan SLR. Mendapatkan sahabat karib.
5. Lahir dan hidup dari sebuah keluarga yang mencintai Tuhan. Mencintai papa yang sungguh hebat dimata kehidupanku. Mencintai mama yang begitu kreatif, baik dan cantik dari setiap gerakan tubuh , dari setiap kata yang terucap, dari setiap pandangan penuh cinta yang ia sebarkan. Mencintai kakak dengan segala perkataannya yang aku ingin turuti. Seorang kakak yang bijaksana dengan penuh kelucuannya terhadap kehidupan. Teman curhat yang paling dipercaya. Teman belanja paling asik. Suaranya adalah suaraku. Menyadari bahwa ketidakmiripan wajah ku dengannya membuat segalanya menjadi sama dalam pikiran, kebiasaan, tingkah laku, dan suara, bahkan berdoa. Bersyukur akan kehidupanku yang tampaknya penuh dengan makna kesempurnaan itu sendiri, walau terkadang masih terasa tak puas. Dihormati banyak orang karena nama papa yang cukup terkenal dikalangannya. Dikenal dan diperhatikan, diistimewakan bahkan disanjung aku alami dalam kehidupan masa kecilku bahkan kadang sampai sekarang. Membuat suatu nilai baru yang tertanam dalam segala lika-liku hudup dengan berkelakuan yang harus aik demi menjaga nama yang sudah melekat dalam tubuh. Membuat aga sedikit tersiska kemudian menikmatinya. Merasa masih dihargai sebagai seorang anak yang belajar bertahan dari kerasnya kehidupan. Nammun dibalik itu semua, jauh didalam rasa dan hati aku bersyukur memiliki mereka. Membuat k uterus ingin pulang dan merindukan mereka.
August 19, 2010
AKU HIDUP HANYA UNTUK SETIA
Pagi ini aku termenung
Seraya sang surya menatapi ku dengan penuh arti
Aku bertanya padanya
Apakah aku ini berharga dimataNya
Ungkapan kata leraikan pembuluh nadiku
Aku mulai tersujut dihadapaNya
Berilah ruang di hidupku untuk selalu jadi apa yang Kau mau
Aku hidup hanya untuk setia
Aku mulai menata hidupku
Rentangkan seyapku untuk mencapai surga
Sediakah bumi ku injak dengan ungkapan syukurku
Selayaknya mentari pancarkan cayaha kehidupan
Bagi setiap yang ada dibawahnya
Jiwaku menari-nari lepaskan segala sukacitaku
Karena aku hidup hanya untuk setia
Untuk yang paling kukasihi
Tuhanku di Surga
Kamis pagi jam 8.46 am
Di kosankuw tercinta
Tanggal 1 Febuari 2007
Seraya sang surya menatapi ku dengan penuh arti
Aku bertanya padanya
Apakah aku ini berharga dimataNya
Ungkapan kata leraikan pembuluh nadiku
Aku mulai tersujut dihadapaNya
Berilah ruang di hidupku untuk selalu jadi apa yang Kau mau
Aku hidup hanya untuk setia
Aku mulai menata hidupku
Rentangkan seyapku untuk mencapai surga
Sediakah bumi ku injak dengan ungkapan syukurku
Selayaknya mentari pancarkan cayaha kehidupan
Bagi setiap yang ada dibawahnya
Jiwaku menari-nari lepaskan segala sukacitaku
Karena aku hidup hanya untuk setia
Untuk yang paling kukasihi
Tuhanku di Surga
Kamis pagi jam 8.46 am
Di kosankuw tercinta
Tanggal 1 Febuari 2007
Subscribe to:
Posts (Atom)
